10 Jenis Kayu untuk Furniture Outdoor, yang Awet dan Anti Rayap

kayu untuk furniture outdoor

Kayu untuk furniture outdoor harus dipilih yang tahan lama, karena harus mampu menahan unsur-unsur dan kekuatan pembusukan alami akibat jamur yang dapat disebabkan oleh kelembaban, atau digerogoti oleh rayap yang merusak serta menghancurkan kayu.

Kayu untuk furniture outdoor yang baik juga harus stabil, tidak menyusut, memuai, atau melengkung akibat perubahan suhu dan kelembapan.

Ketahanan berkaitan dengan inti kayu dari pohon, bagian yang mengandung ekstraktif yang membantunya menahan kekuatan pembusukan, daripada kayu gubal, yang jauh lebih mudah rusak.

Jika kamu berencana untuk membeli furniture outdoor, penting untuk mengetahui jenis kayu apa saja yang mampu memenuhi kemampuan di atas. Nah kali ini kami telah menyiapkan daftar 10 jenis kayu untuk furniture outdoor, jangan salah beli ya!

10 Jenis Kayu untuk Furniture Outdoor:

1. Akasia

jenis kayu untuk furniture outdoor

Akasia adalah genus pohon dan semak besar yang ditemukan di daerah tropis dan subtropis di seluruh dunia. Beberapa spesies akasia berasal dari Australia, sementara yang lain ditemukan di Afrika, Asia, dan Amerika Selatan.

Kayu akasia dari spesies akasia yang berbeda dapat bervariasi dalam warna dan kekerasan. Namun, sebagian besar spesies akasia memiliki warna kuning atau kemerahan pucat dan tekstur kasar. Akasia biasanya kayu keras, yang artinya sulit untuk dipotong karena kayunya padat.

Ini menjadikannya pilihan populer sebagai kayu untuk furniture outdoor, karena kuat dan tahan lama. Kandungan minyak akasia yang tinggi membuatnya sangat tahan terhadap kelembapan dan hama. Furniture dari kayu akasia juga bisa bertahan bertahun-tahun jika dirawat dengan baik.

2. Ek putih

jenis kayu untuk furniture outdoor

Kayu white oak atau ek putih adalah kayu berwarna putih yang telah digunakan dalam banyak aplikasi selama bertahun-tahun. Sesuai namanya, jenis kayu untuk furniture outdoor ini berwarna putih, yang dapat berkisar dari abu-abu pucat hingga coklat kekuningan.

Pohon ek putih dikenal kuat dan tahan lama dengan serat tertutup sehingga tahan terhadap perubahan warna dan penyusutan. Namun ini mungkin jauh lebih keropos daripada pohon ek merah.

Kayu ek putih seringkali digunakan untuk membuat furniture, lantai, lemari, dan produk pertukangan lainnya. Ini juga merupakan pilihan populer untuk tong, yang biasanya digunakan dalam penuaan bourbon dan minuman keras lainnya, karena kemampuannya untuk memberikan rasa sekaligus melindungi isinya dari paparan oksigen.

White oak telah digunakan sebagai bahan bangunan yang tahan lama selama berabad-abad dan merupakan pilihan populer untuk lantai. Meskipun bisa mahal karena persediaannya yang terbatas, kayu ini bertahan lebih lama daripada kayu lain seperti pinus atau cemara, yang berarti bisa menjadi investasi penting.

3. Jati

jenis kayu untuk furniture outdoor

Jati adalah pilihan populer lainnya saat mencari kayu untuk furniture outdoor yang terbaik. Kayu keras yang tahan lama ini tampak hebat dengan hampir semua gaya desain dan dapat bertahan selama bertahun-tahun dengan perawatan minimal.

Kayu jati paling baik digunakan di iklim hangat yang dapat menyerap banyak sinar matahari. Kemampuannya untuk mencegah serangga dan mengusir air dari minyak alaminya, membuatnya tidak akan bengkok dan melengkung seperti kayu lainnya.

4. Mahoni

jenis kayu untuk furniture outdoor

Mahoni adalah pilihan klasik untuk furniture dalam ruangan, namun sebenarnya tidak ada bedanya dengan ketika digunakan di luar ruangan lho!

Kayu mahoni dikenal dengan rona kemerahan yang indah, yang akan bertahan lama dan tahan terhadap hama dan pembusukan.

Salah satu kayu untuk furniture outdoor ini merupakan jenis kayu keras dan paling baik digunakan di bagian luar ruangan. Karena dapat menyerap banyak sinar matahari dan dapat dibiarkan di luar untuk waktu yang lama.

Namun furniture mahoni seringkali mahal, karena kualitas dan daya tahan kayunya yang tinggi. Tak hanya itu, mahoni juga dihargai karena warnanya, yang dapat berkisar dari coklat muda kemerah-merahan hingga coklat kemerahan tua, dan seratnya yang halus.

5. Cedar

jenis kayu untuk furniture outdoor

Cedar adalah salah satu pilihan paling populer untuk furniture dan penggunaan di luar ruangan, karena ketahanan alaminya terhadap pembusukan dan rayap.

Pohon cedar ditemukan di banyak bagian dunia, tetapi cedar yang paling umum digunakan untuk kayu adalah cedar merah barat, yang memiliki serat rapat dan warna kemerahan. Cedar juga harum, menambahkan aroma yang menyenangkan pada furniture apa pun.

Cedar telah digunakan selama berabad-abad dalam berbagai aplikasi. Pohon aras Lebanon ini terkenal bahkan disebutkan dalam kitab suci agama Kristen, dan kayu cedar digunakan untuk membangun beberapa rumah paling awal di Amerika.

Bahkan dilansir dari cncmasters.com, saat ini, cedar masih populer untuk proyek furniture dan bangunan karena keindahan alam dan daya tahannya.

6. Ek

jenis kayu untuk furniture outdoor

Oak atau ek adalah pilihan klasik untuk furniture indoor dan outdoor. Jenis kayu untuk furniture outdoor ini memiliki rona kemerahan yang indah yang akan bertahan lama dan tahan terhadap hama dan pembusukan.

Oak juga kuat dan tahan lama. Itu bisa diwarnai atau dicat untuk menciptakan berbagai penampilan. Perabotan yang terbuat dari kayu ek biasanya memiliki tampilan klasik yang akan bertahan dalam ujian waktu.

7. Pinus

jenis kayu untuk furniture outdoor

Pinus adalah kayu yang populer untuk furniture karena harganya yang terjangkau dan mudah ditemukan.

Sebagai kayu lunak, pinus tidak tahan lama seperti beberapa opsi lain di daftar ini. Namun, itu masih terlihat bagus dan sangat cocok untuk mereka yang memiliki anggaran terbatas.

Pinus tidak memiliki kandungan minyak alami yang sama dengan beberapa kayu lainnya, jadi disarankan untuk menggunakan pelapis setiap dua tahun untuk memberikan lapisan perlindungan ekstra.

8. Kenari

jenis kayu untuk furniture outdoor

Kayu kenari atau walnut adalah kayu keras yang tumbuh di daerah beriklim sedang. Secara tradisional, furniture kenari terbuat dari kayu kenari hitam. Kayu ini memiliki warna coklat tua yang menarik dengan sedikit rona kemerahan.

Kayu kenari dapat digunakan untuk membuat berbagai barang yang berbeda, termasuk lemari, meja, kursi, meja rias, sandaran kepala, dan lainnya.

Walnut biasanya memiliki berat dan kepadatan sedang hingga berat, tetapi dapat bervariasi berdasarkan tempat tumbuhnya dan cara pengeringannya setelah dipotong dari pohonnya. Ini sangat tahan lama dan kuat, yang membuatnya ideal sebagai kayu untuk furniture outdoor.

Penting untuk dicatat bahwa pohon kenari rentan terhadap berbagai jenis pembusukan, jadi perlindungan rutin dengan pelapis sangat disarankan. Terutama saat menggunakan jenis kayu ini untuk furniture outdoor.

9. Maple

jenis kayu untuk furniture outdoor

Kayu maple adalah kayu keras yang telah digunakan sebagai kayu untuk furniture outdoor selama berabad-abad. Ada banyak varietas kayu maple yang dapat ditemukan di seluruh dunia, termasuk Amerika Utara dan Asia.

Kayu maple adalah pilihan furniture yang populer karena kuat dan tahan lama. Ini juga memiliki biji-bijian yang indah yang menjadikannya pilihan populer untuk lantai, lemari, dan barang-barang dekoratif lainnya.

Pohon maple umumnya tidak terpengaruh oleh hama atau penyakit, menjadikannya pilihan kayu yang diinginkan.

Saat memilih kayu maple, pastikan untuk memilih potongan dengan serat yang indah dan sedikit simpul. Ini akan memastikan furniture akan terlihat bagus selama bertahun-tahun yang akan datang.

10. Meranti

jenis kayu untuk furniture outdoor

Meranti atau shorea adalah kayu keras ramah lingkungan yang populer yang sering digunakan untuk furniture dan barang kayu lainnya. Ini adalah kayu yang sangat tahan lama dengan serat indah, yang menjadikannya pilihan populer bagi banyak pemilik rumah.

Kayu untuk furniture outdoor ini juga sering disebut “The King of Hardwoods” karena memiliki rasio kekerasan terhadap berat yang tinggi. Meranti bahkan termasuk peringkat di antara kayu paling keras di dunia dengan skor Janka rata-rata antara 1300-1700 PSI.

Hal ini membuat meranti menjadi pilihan populer sebagai kayu untuk furniture outdoor, lantai, dan barang dengan penggunaan tinggi lainnya.

Kayu meranti  juga dikenal karena pola seratnya yang indah. Kayunya memiliki rona kemerahan dengan beberapa guratan yang lebih gelap yang dapat menambah karakter pada ruang mana pun.

Furniture meranti sering dipasarkan sebagai alternatif furniture mahoni yang terjangkau. Bahkan, meranti terkadang disebut “cahaya mahoni” karena penampilan dan sifatnya yang mirip. Furnitur Shorea juga dikenal awet dan tahan lama.

Nah itulah informasi seputar 10 jenis kayu untuk furniture outdoor yang awet dan anti rayap. Jenis kayu yang kamu gunakan untuk furniture outdoor tentu akan berdampak besar pada berapa lama daya tahannya.

Tetapi dengan informasi di atas, kamu tentu sudah semakin siap memilih furniture yang tepat!

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.